Resume Materi Hari Ke 2 PKKMB UNUSA
(02/09/25) Hari kedua PKKMB UNUSA masih sama seperti kemarin yaitu dilaksanakan secara online dan diisi oleh pemateri-pemateri yang ahli di bidangnya. Materi pertama pagi ini disampaikan oleh Bapak Ainun Najib mengusung tema "Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri". Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri mengalami transformasi besar dalam cara mereka berfungsi, mengajar, dan berinteraksi dengan mahasiswa serta masyarakat. Pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 dan Keterampilan Baru Perguruan tinggi menyesuaikan kurikulum untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi otomasi, robotika, dan analitik data.
Peran Perguruan Tinggi sebagai inovator dan penggerak revolusi industri perguruan tinggi tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi pusat inovasi dan penelitian terapan. Pengembangan startup dan inkubator bisnis berbasis teknologi. Secara keseluruhan, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri harus mampu beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di era yang penuh perubahan ini.
Materi kedua dibawakan oleh Bapak Prof. Dr. Haryono Umar, SE., Ak., M.Sc., CA membawakan tema "Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi". Melawan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia. Generasi muda adalah kunci dan harapan terbesar dalam membangun Indonesia yang bebas korupsi. Masa Depan Bangsa: generasi muda akan menjadi pemimpin, profesional, dan warga negara yang menentukan arah Indonesia di masa depan. Nilai integritas yang ditanamkan sejak dini akan menjadi fondasi bagi kepemimpinan yang bersih.
Generasi muda cenderung lebih kritis, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki idealisme yang tinggi. Ini adalah modal penting untuk menantang status quo dan budaya korupsi yang mengakar. Sebagai generasi yang akan hidup lebih lama, generasi muda memiliki kepentingan langsung untuk mewarisi Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera, bebas dari praktik korupsi. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya." (Ir. Soekarno) - Dan pahlawan anti korupsi masa kini dan masa depan adalah generasi muda yang berintegritas!
Materi ketiga dibawakan oleh Bapak KH Ma'ruf Khozin - PWNU Jatim yang bertemakan "Mencetak Mahasiswa Unusa sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah". Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) secara inheren diposisikan sebagai penerus dan pewaris tradisi keilmuan serta keagamaan Aswaja An-Nahdliyah, mengingat universitas ini didirikan dan berafiliasi langsung dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Mahasiswa UNUSA bukan sekadar penuntut ilmu, melainkan kader peradaban yang dituntut untuk: menginternalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam kehidupan pribadi, mengimplementasikan prinsip moderat, toleran, dan maslahah dalam bermasyarakat, mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.
Lihat juga blog milik teman saya : Arikah Salsabila
Media Sosial UNUSA :

.png)

.png)
Comments
Post a Comment